Agen Bandarq Terbaik
Agen Bandarq Terbaik
>

Bocah di AS dipaksa menikah dengan pemerkosanya

Ilustrasi Pemerkosaan Bocah

Agen BandarQ
, Berita Terkini - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Mungkin ungkapan itu sangat tepat untuk menggambarkan bagaimana masa lalu Sherry Johnson, wanita asal Florida, Amerika Serikat.

Di usianya ke-10, Johnson diperkosa oleh pria jauh lebih tua darinya hingga akhirnya hamil. Seolah penderitaannya belum cukup, usai melahirkan, dia dipaksa menikah dengan pemerkosanya sendiri.

"Sejumlah gadis muda seusia saya saat itu yang merupakan jemaat gereja konservatif Pentakosta dipaksa menikah oleh sesepuh gereja dengan pria lebih tua untuk menyembunyikan kasus pemerkosaan yang dilakukan," ujar Johnson, seperti dilansir dari laman metro.co.uk, Senin (29/5).



Johnson memang tinggal di sebuah wilayah di mana masih belum ada penentuan usia minimum seorang gadis untuk dinikahi. Namun hal itu malah dimanfaatkan oleh para pemerkosa.

"Saya diperkosa oleh seorang menteri yang juga jemaat gereja. Saya melahirkan bayi perempuan pertama saya saat masih berusia 10 tahun. Lalu saya dipaksa menikah dengan pemerkosa saya," ceritanya.

"Menikahi pemerkosa adalah salah satu cara bagi masyarakat untuk menghentikan penyelidikan kasus pemerkosaan. Bahkan hakim menyetujui pernikahan seperti itu dengan mengeluarkan putusan di pengadilan," tambahnya.

Kini, Johnson yang sudah berusia 20 tahun hanya berharap pernikahan dini warga AS segera diakhiri. Pasalnya, bukan kebahagiaan yang nanti dimiliki para pengantin setelah menikah.


"Itu adalah kehidupan yang mengerikan. Saya membesarkan anak saat masih kecil, tidak melanjutkan sekolah, dan harus melahirkan sembilan anak sampai sekarang sementara suami saya meninggalkan saya." akunya.

Pemerintah AS sendiri mengecam keras perkawinan dini melalui sebuah peraturan Departemen Luar Negeri. Di sana disebutkan bahwa pernikahan anak di bawah umur merupakan pelecehan hak asasi manusia yang berkontribusi terhadap sulitnya ekonomi di sana.

Namun, kecaman itu saja tidak cukup untuk membuat kasus seperti dialami Johnson berhenti terjadi. Hingga sekarang belum ada langkah khusus diambil pemerintah untuk memberi keadilan bagi para korban.

Sumber : Merdeka

 EnjoyQQ

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.