Agen Bandarq Terbaik
Agen Bandarq Terbaik
>

Presiden Jokowi Didesak Bentuk TGPF Untuk Kasus Novel Baswedan


Berita Akurat – 154 hari atau lima bulan berlalu, kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berlalu.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai, belum terungkap membuat dirinya pesimis Polisi punya itikad baik mau menuntaskan kasus ini.

Baca Juga : Mino Raiola : Belanja Besar-Besaran AC Milan Tak Meyakinkan

"Bagi Saya, lamanya penuntasan kasus Penyerangan Novel Baswedan bukan masalah kesulitan teknis penyidikan. Tapi, diduga lebih Karena masalah intikad baik kepolisian mau menuntaskan kasus Penyerangan terhadap Novel Baswedan," kata Dahnil lewat pesan singkat yang diterima, Senin (11/9/2017).

Dirinya mencontohkan sejumlah kasus yang diduga melibatkan pihak yang memiliki kekuasaan politik atau 'pemilik senjata, polisi seringkali kesulitan menyelesaikan kasus tersebut.

"Pun demikian dengan kasus Novel ini, itulah sebabnya, kami meminta Presiden Jokowi terlibat langsung mendorong dan mengawal penuntasan kasus ini melalui pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), dimana anggotanya adalah individu-individu yang kredibel dan independent," katanya.

Dahni menambahkan, cuma Presiden Jokowi yang bisa melakukan asistensi dan pengawasan Kerja pro-judisia yang dilakukan pihak kepolisian.

"Bila tidak terus terang, kasus ini akan serupa dengan kasus-kasus pelanggaran HAM yang tak kunjung dituntaskan," katanya.


Menurutnya, kesediaan dan ketidaksediaan Presiden Joko Widodo membentuk TGPF menjadi batu uji, bagi komitmen dirinya dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

"Dimana, justru saat ini Ada fakta keadilan hukum dan pemberantasan korupsi memasuki era kegelapan," katanya.

Sumber : Tribunnews.com



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.