Agen Bandarq Terbaik
Agen Bandarq Terbaik
>

Sosok Stephen Paddock Pembunuh Massal Di Las Vegas

Berita Akurat

Berita Akurat – Inilah sosok pembunuh massal dalam serangan di Las Vegas, dengan jumlah korban diduga mencapai 50 orang dan melukai sedikitnya 200 orang dalam kejadian tersebut di Mesquite, Nevada.

Baca Juga : Presiden Jokowi Berikan Pesan Khusus Kepada Ibu-Ibu PKK

Dia tidak memiliki catatan yang buruk dan namanya tidak pernah masuk dalam berbagai tindak kriminal sehingga tak dikenal  polisi, seperti dilaporkan CNN, Senin (2/10/2017) malam.

Sheriff Distrik Clark Joseph Lombardo mengatakan, Paddock adalah pria berkulit putih. Kota Mesquite berjarak 130 kilometer timur laut Las Vegas.

Paddock diduga pernah tinggal di negara bagian California dan Florida.

Baca Korban Penembakan di Las Vegas Terus Bertambah, 50 Tewas, 200 Luka

Polisi menduga serangan itu dilakukan seorang diri dan tidak terkait dengan terorisme atau tidak berafiliasi dengan kelompok terror mana pun di dunia.

Baca Juga : Awalnya Mereka Di Pandang Sebelah Mata, Para Seniman Ini Membuka Mata Seluruh Dunia

Ia telah melakukan penembakan paling mematikan yang menarget massa peserta  konser musik country  di sebuah ruang terbuka di Route 91 Harvest dan dilakukan dari lantai 32 Hotel Mandalay Bay, Minggu (1/9/2017) malam waktu setempat.

Akibat serangan itu, 58 orang tewas dan sedikitnya 200 orang tewas. CNN menyebutkan, 400 orang terluka dan jumlah korban tewas mungkin saja bertambah karena banyak korban kritis.

Laporan tentang kematiannya masih simpang siur. Ada yang menyebutkan, dia tewas akibat bunuh diri tak lama setelah serangan itu. Laporan lain sebut dia tewas ditembak polisi.

Foto yang dirilis media-media di Amerika menunjukkan wajah asli Paddock, tetapi tidak dijelaskan kapan foto itu diambil. Polisi disebutkan, ia membeli senjata secara ilegal.

“Sejauh ini, penyidik yakin bahwa senjata api itu dibelinya secara legal,” tulis situs berita CNN.

Baca Mengerikan, Beginilah Suasana Penembakan di Las Vegas

Kecurigaan tersebut, berdasarkan laporan awal, adalah bahwa salah satu senapan yang digunakan telah diubah agar berfungsi sebagai senjata otomatis, kata pejabat tersebut.

Di antara senjata yang ditemukan sejauh ini adalah berkaliber 0,223 dan berkaliber 30.

Berita Akurat

Seorang pejabat mengatakan, penyidik belum menemukan hubungan antara Paddock dan kelompok teroris asing lainnya.

Namun, ISIS telah mengeluarkan klaimnya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan itu.

Sumber : Kompas.com


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.