Agen Bandarq Terbaik
Agen Bandarq Terbaik
>

Agus Gumiwang : Inilah Sosok Paling Pas Untuk Menggantikan Setya Novanto Sebagai Ketum

Berita Akurat

Berita Akurat - Golkar sedang disibukan dengan persiapan kemungkinan besar pergantian posisi ketua umum mereka. Saat ini Setya Novanto sebagai ketua umum sedang terlibat kasus E-KTP dan menjadi tahanan KPK, yang dimana Setya Novanto adalah ketum Golkar

Dukungan untuk Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menggantikan Setya Novanto di posisi Ketua Umum Golkar terus mengalir. Sekretaris Fraksi Golkar DPR Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) menilai Airlangga sosok yang tepat untuk memperbaiki partai.

Baca Juga : RESMI !!! Messi Perpanjang Kontrak Di Barcelona Sampai 2021, Klausul Mencapai 700 Juta

"Saya yakin, apabila Munaslub digelar, tokoh partai seperti Airlangga Hartarto yang dapat menyelamatkan Partai Golkar dari salah arah dalam berpolitik selama 7 tahun terakhir ini," kata AGK kepada wartawan, Minggu (26/11/2017).

Soal salah arah politik Golkar dalam 7 tahun terakhir, AGK punya penjelasan. Dia berpandangan sumber dari semua krisis di Golkar adalah kesalahan filosofi politik yang sempat dianut yaitu 'Suara Golkar, Suara Rakyat'.


AGK menilai filosofi itu telah membuat mind set dan paradigma politik Golkar salah arah. Platform itu, dia melanjutkan, menyalahi karakter Golkar sebagai partai politik yang seharusnya mengikuti suara rakyat.

"Platform yang dibuat oleh Golkar di masa lalu menyalahi logika politik yang sesungguhnya, diputarbalikkan sedemikian rupa, sehingga Partai Golkar ditinggal konstituennya dan tidak percaya pada para pemimpinnya, akibat pengejawantahan termasuk program-program dari paradigma yang salah tersebut," ujar wakil rakyat dari dapil Jawa Barat II ini.

Baca Juga : Bukan Hanya Seleb, 4 Wanita Cantik Ini Juga Di Cap Pelakor Dalam Dunia Sepak Bola

Platform partai, masih kata AGK, bukan hanya soal slogan politik, tapi juga soal filosofi berpolitik bagi kader. Golkar harus menjadi jangkar kepentingan dan aspirasi rakyat.

"Maka, yang harus diperjuangkan adalah 'Suara rakyat, Suara Golkar', bukan sebaliknya," pungkasnya.

Sumber : Detik.com


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.